Monday, January 13, 2014

Product Review : Aloe Calming Facial Cleanser & Aloe Calming Toner The Body Shop

The image and photo are courtesy of the son photography

Produk review kali ini masih seputaran pembersih wajah, ya. Kali ini, saya akan mereview facial milk cleanser dan toner aloe dari The Body Shop. Bisa dibilang ini adalah milk cleanser dan toner favorit saya di antara produk sejenis lainnya yang pernah saya coba. Biasanya, saya paling malas membersihkan wajah dengan milk cleanser karena sesudahnya pasti wajah jadi cenderung berminyak, dan ujung-ujungnya saya harus cuci muka lagi pakai cleansing foam. Tapi ini tidak terjadi ketika saya menggunakan produk ini. Mungkin karena cocok dengan kondisi kulit saya yang normal-kombinasi dan cenderung sensitif.

Setelah membersihkan wajah dengan aloe calming facial cleanser dan aloe calming toner, kulit wajah saya jadi terasa adem, bersih, dan lembut. Aroma dari produk ini juga sangat lembut dan nyaris tidak ada wanginya. 

Sesuai dengan judulnya, cleanser dan toner aloe ini memang bikin kulit terasa calm. Beauty expert dari The Body Shop Indonesia juga merekomendasikan rangkaian produk aloe ini untuk yang berkulit sensitif dan ingin move on dari perawatan dokter. Produk ini memberi kesempatan bagi kulit untuk beradaptasi dengan perawatan yang lebih natural. 

Harga untuk facial cleanser dengan ukuran 200 ml: rp.99.000 dan harga untuk calming toner berukuran 200 ml : rp.119.000.  Meskipun relatif mahal, namun cleansing milk-nya cukup handal mengangkat kotoran di permukaan kulit wajah dan tidak membutuhkan banyak cleansing milk.

Kesimpulannya : 

+ Cocok untuk membersihkan kulit wajah saya yang berjenis normal-kombinasi dan cenderung sensitif.
+ Tidak menimbulkan sisa rasa lengket dan berminyak di wajah.
+ Wajah terasa adem dan calming effect-nya terbukti dapat dirasakan.

- Hanya tersedia di gerai The Body Shop Indonesia atau online storenya.
- Cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan produk pembersih wajah lainnya.



Product Review : Wardah Make-Up Remover

Image and photo courtesy of the son photography

Setelah mereview sunscreen gel dari Wardah, kali ini saya akan mereview make up remover-nya.
Make up remover dari Wardah ini dikemas dalam botol transparan ukuran 100 ml. Seperti kebanyakan Make up remover lainnya, penampakannya adalah cairan berwarna bening di bagian bawah, sementara di bagian atasnya adalah lapisan minyak yang berwarna biru. Jadi, untuk menggunakannya harus dikocok terlebih dahulu agar kedua lapisan menyatu. Setelah itu, tuangkan secukupnya ke atas kapas lalu usapkan pada bagian wajah yang kotor karena sisa riasan.   

Pembersih riasan ini dapat mengangkat sisa alas bedak maupun bedak padat yang menempel di wajah dengan cukup bersih, begitu pun dengan sisa riasan eye shadow. Sayangnya, untuk eye liner dan maskara waterproof masih sulit terangkat dengan menggunakan pembersih riasan ini. Jadi harus agak digosok agar sisa riasannya bisa benar-benar terangkat. 

Meskipun cukup dapat mengangkat sisa riasan, tapi saya masih mencuci muka dengan cleansing foam dan air untuk menghilangkan rasa berminyak yang ditinggalkannya. Kalau buat saya sih, rasanya belum afdol kalau nggak pakai cuci muka lagi. 

Buat yang menyukai riasan tebal dan waterproof sepertinya nggak bisa mengandalkan sepenuhnya pada pembersih riasan ini, tapi kalau sehari-hari riasannya light, make up remover dari Wardah ini boleh juga dicoba. 

Kesimpulannya :

+ Harga relatif terjangkau dan mudah didapatkan di gerai-gerai Wardah serta supermarket tertentu.
+ Mengandung Jojoba Oil sehingga tidak membuat kulit kering setelah selesai dibersihkan.

- Kurang dapat mengangkat riasan yang tebal dan waterproof, terutama untuk riasan mata.

Wednesday, January 8, 2014

Product Review : Wardah Sunscreen Gel SPF 30

image & photo courtesy of the son photography 

Setelah mengikuti beauty class, saya jadi sadar bener pentingnya perawatan harian buat wajah. Nah, salah satu item yang ngga kalah penting dalam rangkaian skin care adalah sunscreen, atau pelembab wajah yang mengandung SPF. Nggak mau kan kulit yang sudah susah payah dirawat jadi rusak karena paparan sinar matahari?

Kenapa terkena paparan sinar matahari bisa merusak kulit? Pertama, karena kulit yang bersentuhan langsung dengan sinar matahari dapat mengaktifkan enzim tyrosinase yang menyebabkan melanosit memproduksi melanin. Produksi melanin yang berlebihan inilah yang nantinya bisa menyebabkan warna kulit jadi nggak merata, timbul noda gelap dan bintik hitam.  

Selain itu, sinar UVA yang menembus lapisan kulit dapat merusak kolagen dan elastin. Inilah yang menjadi penyebab kulit mengalami penuaan dini. Jangan lupa juga dengan sinar UVB yang bisa membuat kulit terbakar kalau kita tidak melindungi dengan tabir surya. 

Kali ini, saya akan mereview Sunscreen Gel SPF 30 dari Wardah

Saya mendapatkan produk ini di salah satu gerai Wardah di supermarket, harganya kalau tidak salah masih di bawah rp. 30.000. Saya tertarik pada tabir surya ini karena produk-produk Wardah terjamin kehalalannya. Selain itu, tabir surya ini juga sudah mengandung dua manfaat sekaligus, yaitu perlindungan terhadap UVA & UVB, dan kandungan SPFnya cukup tinggi, yaitu SPF 30. Dan selain melindungi kulit dari sinar matahari, juga ada kandungan Aloe Vera, Pro Vitamin B5 serta vitamin E yang berfungsi untuk melembabkan.

Pada kemasan ditulis sunscreen gel, tapi teksturnya lebih creamy dibandingkan gel. Meskipun tidak berupa cream yang padat. Bisa dibilang tekstur cream-nya terasa light, dan warnanya putih. 

Saat dioleskan ke kulit, warna putihnya langsung berbaur transparan dengan warna kulit. Beberapa tabir surya yang pernah saya coba, meninggalkan lapisan putih di permukaan kulit, tetapi produk ini tidak meninggalkan lapisan yang kurang saya sukai itu. Setelah diaplikasikan ke kulit lalu diratakan, produk ini langsung menyerap dan terasa halus serta tidak lengket. Tidak lengket dan langsung terasa menyatu dengan kulit itulah yang membuat saya lumayan menyukai tabir surya ini. Tabir surya ini wangi banget kalau menurut saya. Wanginya lumayan lembut dan tidak menganggu juga, sih. Tapi wanginya relatif menetap di kulit selama beberapa waktu. 

Saat cuacanya sedang sejuk dan tidak membuat saya berkeringat banyak, menurut saya tabir surya ini tetap terasa nyaman di kulit, tetapi saat cuaca sedang panas dan mulai banyak berkeringat, tabir surya ini mulai membuat kulit muka jadi terasa oily dan lengket. Untuk bagian lain selain wajah sih, rasanya fine-fine saja dan cukup terasa lembab. Kondisi itu membuat saya kadang-kadang malas untuk re-apply tabir suryanya ke muka. Padahal, sunscreen kan memang harus di-reapply. Apalagi kalau sehabis wudhu dan menggunakan lagi tabir surya ini, muka jadi gampang terasa berminyak.  

Kesimpulannya:

Kelebihan :
  • Harganya relatif terjangkau dan cukup mudah didapatkan di gerai-gerai atau supermarket.
  • Kemasannya praktis, berbentuk tube, dan terdapat ukuran kecil sehingga mudah dibawa-bawa untuk re-apply.
  • Cepat meresap dan tidak lengket.
  • Selain sebagai tabir surya, juga berfungsi untuk melembabkan kulit.

Kekurangan :
  • Pada saat cuaca terasa panas dan tubuh berkeringat, tabir surya ini jadi terasa oily dan lengket terutama, di bagian kulit wajah.
  • Cenderung malas untuk melakukan re-apply tabir surya ini kalau kondisi muka sudah berminyak.
  • Buat yang ngga suka atau alergi sama produk yang mengandung pewangi, harus mempertimbangkan dulu apakah pewangi dalam produk ini aman atau tidak.

Wednesday, January 1, 2014

Product Review : Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Make Up Remover & Face Wash

Saya membeli produk ini dan mencobanya sebelum ikutan Beauty Class. Ceritanya lagi mencari pembersih wajah yang nggak ribet dan bisa digunakan sambil mandi. Waktu ke supermarket saya liat rangkaian produk Hada Labo dan ada juga yang trial set. Tapi karena masih awam dengan produk ini saya nggak berani coba-coba. 

Sebenarnya, saya sudah pernah mendengar produk ini sebelumnya dari cerita temen-temen. Katanya produk ini relatif aman karena nggak mengandung zat pewangi, pewarna, ethanol, dan mineral oil. Terus sempat juga liat iklannya di teve, dan jadi penasaran. Tapi saya nggak langsung nyoba trial set-nya karena waktu itu yang saya butuhkan adalah face cleanser

Setelah memilah dan memilih, saya memutuskan buat menjajal Make Up Remover dan Face Wash Hada Labo yang Tamagohada. Alasannya, produk ini kelihatannya praktis karena bisa jadi face wash, make-up remover sekaligus mild peeling.

Mari kita review produk ini...


Kemasan : tube, warna biru telur asin dengan tutup putih. Sizenya: 50 g. Saya beli di Hypermart dengan harga rp 28300 untuk yang size 50 gr.

Menurut keterangan di bagian belakang kemasan, face wash ini memiliki kandungan AHA dan BHA yang fungsinya untuk mengangkat lapisan terluar sel-sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih sehat, cerah, dan tidak kusam.Isi face wash ini berbentuk krim yang teksturnya lembut, tidak terlalu padat, tanpa scrub, dan berwarna putih. Saat dicampur dengan air, busa yang dihasilkan tidak terlalu banyak, dan harus sedikit digosok dengan air yang agak banyak agar busanya banyak.

Waktu saya cium sih, masih ada aroma segarnya gitu. Meskipun menurut keterangan produk ini tidak mengandung pewangi.

Saat digunakan ke wajah, busanya terasa lembut dan lumayan bisa mengangkat sisa-sisa riasan wajah karena kulit wajah setelah cuci muka jadi terasa lebih kesat dan bersih. Sayangnya, untuk sisa riasan mata, terutama eye liner dan mascara kurang terangkat dengan maksimal.

Awalnya, saya merasa cocok menggunakan face wash ini, tapi pada pemakaian hari ketiga, daerah sekitar hidung dan pinggiran bibir jadi sedikit perih. Mungkin efek dari mild peeling-nya. Setelah dipikir-pikir lagi sepertinya face wash ini lebih cocok digunakan seminggu sekali ketimbang untuk daily. Pasalnya, kalau memang ada efek mild peelingnya memang sebaiknya kulit diberi jeda agar sel-sel barunya teregenerasi terlebih dulu.

Oya, saya juga merasa setelah menggunakan face wash ini, kulit saya jadi cenderung berminyak saat bangun di pagi hari.

Kesimpulannya :

  1. Saya memutuskan untuk menggunakan face wash ini sebagai weekly treatment saja, bukan untuk daily.
  2. Riasan mata dan eye liner sebaiknya dibersihkan dulu menggunakan make-up remover oil karena kurang terangkat dengan sempurna jika hanya menggunakan face wash ini.
  3. Kulit saya tidak menimbulkan reaksi alergi saat menggunakan produk ini, hanya saja efek mild peeling-nya seperti perih di area hidung, pinggiran mulut, dan pinggiran mata, membuatnya jadi kurang nyaman dipakai sehari-hari.
  4. Kelebihan produk ini, selain murah juga tersedia di toko-toko lokal.     

Beauty Review : Beauty Class With The Body Shop Indonesia

Kalau dipikir-pikir saya tuh, termasuknya agak-agak kurang perhatian sama urusan dandan dan mempercantik diri. Nggak peduli atau nggak tertarik sih, nggak juga. Tapi merhatiin banget juga nggak. Maunya tetep cantik tapi apa-apanya harus praktis dan ngga ribet. Seiring waktu, kebiasaan ngga mau ribet ini pelan-pelan saya kikis karena ya...uhmm, kadang yang namanya mau tetep stay cantik itu judulnya pasti selalu melibatkan yang namanya 'agakagakribet'. Malah ada yang bilang beauty is pain.

Kekurangpedulian saya terhadap urusan dandan dan perawatan kecantikan terbukti dari baru taunya saya tentang Beauty Class yang diadakan sama The Body Shop Indonesia. Padahal saya udah jadi member dari kapan taun, dan sudah banyak juga produk The Body Shop yang saya gunakan. 

Tahu @TheBodyShopIndo mengadakan Beauty Class pas ngobrol cukup lama dan konsultasi sama salah satu beauty expert-nya. Waktu itu saya sedang mencari produk yang sesuai dengan kondisi kulit karena mau beralih dari perawatan dokter ke perawatan yang lebih alami. Mbaknya kemudian menyarankan saya untuk gabung ke Beauty Class yang diadakan Sabtu, 28-12-2013 di Gerai The Body Shop, Paragon Mal Semarang. 

Kita cerita-cerita sambil liat pictorialnya aja, ya.

Beauty Class dibuka jam 10, pas mal buka. Untuk bisa join tinggal tunjukkan saja kartu membernya. Setelah dicatat sama beauty expert-nya kita tinggal nunggu sampai peserta yang lainnya datang. Dari rumah saya sengaja nggak dandan. Cuma pake pelembab muka, bedak tabur, dan pensil alis (it's a must for me)

Setelah semua peserta berkumpul. Salah satu Mbaknya @TheBodyShopIndo membuka kelas, dilanjutkan dengan beauty expert yang menjelaskan basic skincare, product knowledge, dan sesi sharing dengan para peserta tentang pengalaman menggunakan produk-produk The Body Shop. Nah, setelah penjelasan dan tanya jawab selesai dimulai deh, prakteknya.
Langkah pertama dan cukup penting dari rangkaian Daily Regime adalah membersihkan sisa-sisa make-up. Terutama nih, make-up mata dan bibir. Kedua bagian tersebut sebenarnya membutuhkan pembersih make-up khusus karena seringnya kita menggunakan mascara atau eye liner waterproof. Pembersih yang digunakan di sini adalah make-up remover Camomile The Body Shop. 

Setelah make-up mata dan bibir dibersihkan. Bagian kulit wajah dibersihkan dengan milk cleanser. Produk yang dipakai adalah rangkaian milk cleanser dan toner aloe vera. Saat membersihkan wajah dengan susu pembersih, kita juga diajari gerakan-gerakan untuk memijat bagian pipi dengan gerakan memutar ke arah luar, dagu, area t, dan sisi kanan serta kiri hidung. Setelah dirasa cukup, tepukan kapas yang sudah dibasahi dengan toner ke wajah.

Selanjutnya, kulit dipijat-pijat dan ditepuk-tepuk dengan jari tangan untuk melancarkan peredaran darah. Di sini, Mbak Beauty Expertnya memeragakan cara memijat daerah seputar lingkar mata. Setelah itu, gunakan eye cream untuk dioleskan di seputar lingkaran mata. Cara mengaplikasikannya dengan menggunakan cotton bud lalu membagi eye cream tersebut menjadi tiga titik di bagian bawah mata dan kelopak mata. Selanjutnya cream diratakan dengan tangan. 

Nah, sehabis diberi eye cream, agar meresap dengan sempurna, gosok-gosokan telapak tangan kita sampai terasa hangat lalu tempelkan di daerah sekitar mata. Panas yang dihasilkan dari gesekan telapak tangan kita akan membantu cream-nya meresap dengan lebih baik. Selesai dengan eye cream, di sini saya mencoba produk Drop of Youth dari rangkaian Nutriganic. Satu tetes drop of Youth ini kemudian diratakan ke seluruh permukaan wajah. Tunggulah beberapa saat hingga cairannya meresap sempurna di kulit.


Setelah Drop of  Youth dirasa telah benar-benar meresap di kulit barulah aplikasikan serum dan moisturizer. Di sini saya mencoba rangkaian shiso whitening serum. Setelah mengaplikasikan serum dan mositurizer, kembali tunggu produk tersebut hingga menyerap di kulit. Jika masih terasa lengket, kita bisa menggunakan tisu untuk menyerap kelembaban yang berlebih. Barulah setelah meresap kita aplikasikan BB Cream dari rangkaian Shiso. Sebagai catatan, jika kulit kita masih basah atau lembab--pertanda produk belum terserap sempurrna--ada kemungkinan cream yang kita aplikasikan akan menggumpal di permukaan kulit. Jadi, pastikan agar benar-benar meresap dulu, ya. 
Rangkaian Daliy Regime berakhir di sini. Saatnya masuk ke langkah-langkah daily make-up, ya. Setelah semua skincare diaplikasikan ke kulit, BB cream bisa digunakan sebagai alternatif penggunaan foundation. Ambil kira-kira setetes BB cream di punggung tangan, lalu aplikasikan pada dagu, pipi, area T, dan dahi. Ratakan dengan spons.


Lanjutkan dengan mengaplikasikan bedak tabur menggunakan kuas lalu dilanjutkan dengan compact powder untuk hasil yang lebih flawless. Baru selanjutnya kita mulai merias wajah. Yang paling pertama diaplikasikan adalah eye shadow, setelah itu baru eye liner, mascara, barulah eye brow.

Selesai dengan riasan mata, bisa dilanjutkan dengan mengaplikasikan blush on tipis-tipi di tulang pipi. Untuk final touch up bisa juga diaplikasikan shading gelap untuk sisi kiri-kanan hidung dan shading terang untuk tulang hidung.

Oya, jangan lupa lipsticknya, ya. Dan Voila, inilah hasilnya

Jadi ya, dengan ikutan Beuaty Class ini saya jadi tahu langkah-langkah dasar daily skin care. Biasanya kan suka bingung kapan harus pake serum, dan kapan harus pakai moisturizer-nya. Ternyata, banyak hal mendasar yang sering saya abaikan dalam perawatan wajah sehari-hari. Salah satunya adalah menggunakan make-up remover khusus riasan mata dan bibir. Nah, setelah ikutan Beauty Class ini saya jadi ngerti kalau keribetan rangkaian skin care sehari-hari ini sebenarnya sebanding sama hasilnya, lho. Lagi pula yang namanya daily skin care, terutama wajah itu investasi juga, lho.

Thanks @TheBodyShopIndo untuk beauty class-nya.